Tampilkan postingan dengan label gunungkidul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gunungkidul. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 November 2013

Angin Kencang Ratakan Rumah Warga Karangamojo





Bencana hujan disertai angin kencang di Gunungkidul, Selasa (19/11/2013) pagi menyebabkan rumah janda Ny Sakir (89) di Kelor, Karangmojo ambruk rata dengan tanah. Beruntung korban tidak ada di rumah saat bencana terjadi, karena menginap di rumah saudarannya.
"Kejadian tidak sampau menimbulkan korban jiwa. Rumah beserta isinya rusak akibat rumah ambruk," kata Budhi Hardjo SH MH Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul.
Memasuki peralihan musim, lanjutnya, masyarakat perlu mewaspadai ancaman angin kencang karena bisa terjadi di 18 kecamatan di Gunungkidul. Untuk bencana di kelor, petugas sudah melakukan cek lokasi serta masih menghitung jumlah kerugian rumah ambruk tersebut.
"Selain angin kencang, warga yang berada di perbukitan perlu waspada ancaman bencana longsor. Jika hujan deras terjadi dalam waktu yang lama perlu berhati hati dan meningkatkan kewaspadaan, untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan,"jelasnya. (Ded)
Sumber berita : Krjogja.com

Ruas Jalan Patuk-Gedangsari Longsor



Hujan deras yang terjadi di Gunungkidul, Minggu (17/11/2013) petang mengakibatkan jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Gedangsari dengan Patuk terputus. Jalan dengan lebar 5 meter tergerus aliran air hingga longsor.
Kejadian ini tidak menimbulkan korban tetapi longsor yang terjadi di Dusun Karang, Ngalang, Gedangsari tersebut menyebabkan arus lalu-lintas terganggu. Dampak longsornya ruas jalan  ini  berdampak terhadap kendaraan besar  seperti truk tak bisa melintas dan  harus memutar  sejauh 3 kilometer. Termasuk angkutan material  seperti  pasir, kayu, sembako  dan hasil pertanian terutama kendaraan beban tidak bisa melintas di ruas jalan tersebut.
“Hujan deras  berdurasi cukup lama sekitar 1,5 jam dan  membuat ruas jalan ini  longsor tak bisa dilewati,” kata Bardiyanto Dukuh Karang, Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Senin (18/11/2013).
Kendaraan truk maupun bus yang selama ini melayani trayek Wonosari-Gedangsari  dialihkan ke jalur lain. Dikatakan, jika hujan kembali terjadi, diperkirakan kerusakan jalur jalan  yang merupakan sarana  pendukung perekonomian masyarakat  tersebut akan semakin parah. Terlebih didekat jalan longsor juga terdapat saluran pipa air irigasi, yang bila tak segera ditangani akan ikut jebol.
“Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk ikut menangani bencana longsor yang memutuskan jalur alternative Patuk-Gedangsari,”jelasnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul  Budhi Hardjo SH MH menyatakan terkait dengan bencana ini pemerintah telah membantu logistik, pasir dan semen untuk dilakukan penanggulangan sementara agar longsor tidak meluas. Kepada masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan rawan atau di 4 lokasi rawan longsor meningkatkan kewaspadaan. Karena awal penghujan ini intensitasnya cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan bencana longsor. (Ded)
Sumber berita : Krjogja.com